Ada yang pernah bermimpi?
Punya banyak mimpi? :)
Ada yang pernah berperasaan?
Punya perasan yang besar?
Kalo ditanya, utamain yang mana?
Impian anda atau perasaan anda? :?
Taruhlah contoh begini : mimpi anda banyak untuk masa depan, A-Z. Lalu tiba-tiba di tengah jalan ada masalah yang membuat anda harus merombak mimpi itu, tentang perasaan tidak suka misalnya.
Ketidaksukaan yang besar terhadap sesuatu membuat anda ingin merombak mimpi itu, sebagian, atau seluruhnya!
Pilih mana?
Teruskan mimpi-mimpi itu dan lupakan perasaan anda.
Atau turuti perasaan itu dan ubah mimpi-mimpi anda.
Kalo saya : saya punya banyak mimpi yang tidak mudah dirombak hanya demi perasaan. Perasaan yang harus menyesuaikan dengan impian. Kalopun terpaksa sebaliknya, maka dari A-Z, setidaknya Q-U yang bisa disesuaikan, bukan dikalahkan. Kita hanya berusaha mengkombinasikan perasaan dengan impian, artinya : perasaan dan logika. Jangan melulu terhadap satu bagian. Walaupun kecenderungan ada. Tapi...impian itu adalah pondasi yang kita bangun sejak kecil, sejak awal, lalu apa mau semudah itu dibuang hanya gara-gara perasaan yang tidak jelas kapan datang dan perginya? Sayang sekali...
Mari berduka: untuk orang-orang yang tidak punya impian, yang tidak punya perasaan. Padahal salah satu dari dua hal ini adalah tanda bahwa dia hidup. Lalu, untuk hidup yang lebih hidup? Bertakwalah :)
27 Februari 2009
Ponari Oh Ponari....
Sudah lama gak ngisi blog lagi. Otomatis, gak baca berita. Gak tau perkembangan hari ini seperti apa.
Entah berita tentang suhu politik dan partai-partainya yang kian campur-baur, tentang curah hujan dan sebagainya, tentang hubungan internasional, bahkan tentang Ponari.
Hehehe...bocah cilik ini sudah menjadi sorotan massa sejak beberapa bulan lalu. Sepertinya semua udah tau sejarah ke-dukunan-nya seperti apa. Gak lupa juga tentang ribuan pasiennya yang setia berkunjung, bahkan tentang beberapa 'korban' yang meninggal karena berdesakan. Masya Allah….tragisnya.
Di beberapa media cetak dan elektronik gencar memberitakan tentang anak yang masih SD ini. Ada yang menjadikannya sorotan kepada Dinas Kesehatan, ada sorotan tentang 'kepercayaan', dll lah… Kita juga bisa menyoroti seperti apa, bebas, itulah opini publik.
Berkaitan dengan itu, kemarin ada Ustadz kajian yang juga menyoroti Ponari ini. Kebetulan tema kajiannya adalah Rukyah. Nyambung deh ma Si Ponari! :)
Masyarakat cepat sekali percaya dengan hal-hal seperti itu, ke dukun untuk berobat, untuk kaya, untuk cantik, untuk terpilih, dan macam-macam. Apalagi sekarang gampang dimodifikasi dengan istilah "orang pintar". Seperti ada yang pernah bilang : "Itu bukan dukun Rin, tapi orang pintar." Hmmm….wallahualam. Saya memang terlalu awam untuk memahami "orang pintar" seperti itu. Apa itu hanya permainan kata atau bagaimana, entahlah. Bukan bermaksud berburuk sangka pada siapa saja, tapi cuma usaha untuk wara' diri, astagfirullah…
Terlebih jika "orang pintar"nya itu mulai menerjemahkan sesuatu berdasarkan "penglihatan" gaibnya.Weleh…apa tuh yang dia lihat?? Hehehee.. :)
Hati-hati saja. Ini masalah yang rawan.
Saya juga beberapa kali terkecoh dengan kata-kata orang yang menjelaskan tentang "orang pintar" itu. Katanya : lho, dia bukan dukun! Dia pake ayat-ayat Qur'an kok. Dia cuma bantu carikan barang kita yang hilang, itu aja..
Lalu ditimpali oleh orang lainnya : hilang ya sudah hilang saja… kenapa harus tanya-tanya ke orang pintar segala? Artinya itu memang bukan rejeki kita. Toh apa yang bisa dilakukan orang itu? Kemungkinan besar kalo dia tau barang itu dimana, itu bantuan jin.
Demikian juga dengan Ponari. Ustadz berkomentar : kesalahan Ponari terletak pada orang tuanya. Kenapa begitu anaknya tersambar petir tidak diajarkan Doa Ketika Ada Petir? Bisa jadi pada saat itu jin masuk dan mulailah dia beraksi lewat batu itu. Wallahualam.
Yang jelas, praktek perdukunan itu memang menimbulkan efek ketagihan, gak mungkin cukup satu kali. Apalagi jika pasien sudah merasa benar terjadi manfaatnya. Pasti akan datang dan datang lagi untuk kesekian kalinya. Terjadilah ketergantungan yang sejak awal bisa dikategorikan syirik.
Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. (QS. Al-Jin: 6)
Walaupun banyak juga yang berkilah: kita bukannya meminta "orang pintar" itu menyembuhkan kita! Tapi kita minta bantuan dia untuk 'diuruskan' kesembuhannya pada Allah.
Lhooo????? Kepala saya tiba-tiba berputar-putar (baca: puyeng) :?
Ini sama saja dengan logika penyembah berhala pada zaman Rasul.
Fiiiiiuuuh….susahnya menjelaskan. Bukan susah sie sebenarnya, cuma njelimet! Apalagi berhadapan dengan orang-orang yang pada dasarnya tidak berniat mencari kebenaran, tapi pembenaran. Tapi saya yakin, banyak orang diluar sana yang memang ikhlas berniat mencari tau hal yang benar, bukan membenar-benarkan kesalahannya yang dia sendiri tau bahwa itu salah. Keep spirit euy!! :D
La tahzan, innalaha ma'ana...
Intinya : berhati-hatilah kalo mau ke orang pintar. Bukan berarti semua orang pintar itu salah, bukan. Beberapa orang pintar yang saya contohkan di atas adalah contoh yang salah. Diperhatikan dulu, apakah dalam proses yang dia lakukan itu murni tauhidnya, benar aqidahnya, dan tidak mengandung unsur kesyirikan, monggo… Eit! Jangan lupa juga dengan niat kita. Jangan-jangan nanti orang pintarnya sudah benar, kitanya yang salah niat seperti kafir Quraisy dahulu. Hyaaaah…capek deh :p
Sekian opini singkat tentang Ponari dan kawan-kawannya. Semoga bermanfaat ya...buat saya sendiri khususnya, hehehe :)
Entah berita tentang suhu politik dan partai-partainya yang kian campur-baur, tentang curah hujan dan sebagainya, tentang hubungan internasional, bahkan tentang Ponari.
Hehehe...bocah cilik ini sudah menjadi sorotan massa sejak beberapa bulan lalu. Sepertinya semua udah tau sejarah ke-dukunan-nya seperti apa. Gak lupa juga tentang ribuan pasiennya yang setia berkunjung, bahkan tentang beberapa 'korban' yang meninggal karena berdesakan. Masya Allah….tragisnya.
Di beberapa media cetak dan elektronik gencar memberitakan tentang anak yang masih SD ini. Ada yang menjadikannya sorotan kepada Dinas Kesehatan, ada sorotan tentang 'kepercayaan', dll lah… Kita juga bisa menyoroti seperti apa, bebas, itulah opini publik.
Berkaitan dengan itu, kemarin ada Ustadz kajian yang juga menyoroti Ponari ini. Kebetulan tema kajiannya adalah Rukyah. Nyambung deh ma Si Ponari! :)
Masyarakat cepat sekali percaya dengan hal-hal seperti itu, ke dukun untuk berobat, untuk kaya, untuk cantik, untuk terpilih, dan macam-macam. Apalagi sekarang gampang dimodifikasi dengan istilah "orang pintar". Seperti ada yang pernah bilang : "Itu bukan dukun Rin, tapi orang pintar." Hmmm….wallahualam. Saya memang terlalu awam untuk memahami "orang pintar" seperti itu. Apa itu hanya permainan kata atau bagaimana, entahlah. Bukan bermaksud berburuk sangka pada siapa saja, tapi cuma usaha untuk wara' diri, astagfirullah…
Terlebih jika "orang pintar"nya itu mulai menerjemahkan sesuatu berdasarkan "penglihatan" gaibnya.Weleh…apa tuh yang dia lihat?? Hehehee.. :)
Hati-hati saja. Ini masalah yang rawan.
Saya juga beberapa kali terkecoh dengan kata-kata orang yang menjelaskan tentang "orang pintar" itu. Katanya : lho, dia bukan dukun! Dia pake ayat-ayat Qur'an kok. Dia cuma bantu carikan barang kita yang hilang, itu aja..
Lalu ditimpali oleh orang lainnya : hilang ya sudah hilang saja… kenapa harus tanya-tanya ke orang pintar segala? Artinya itu memang bukan rejeki kita. Toh apa yang bisa dilakukan orang itu? Kemungkinan besar kalo dia tau barang itu dimana, itu bantuan jin.
Demikian juga dengan Ponari. Ustadz berkomentar : kesalahan Ponari terletak pada orang tuanya. Kenapa begitu anaknya tersambar petir tidak diajarkan Doa Ketika Ada Petir? Bisa jadi pada saat itu jin masuk dan mulailah dia beraksi lewat batu itu. Wallahualam.
Yang jelas, praktek perdukunan itu memang menimbulkan efek ketagihan, gak mungkin cukup satu kali. Apalagi jika pasien sudah merasa benar terjadi manfaatnya. Pasti akan datang dan datang lagi untuk kesekian kalinya. Terjadilah ketergantungan yang sejak awal bisa dikategorikan syirik.
Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. (QS. Al-Jin: 6)
Walaupun banyak juga yang berkilah: kita bukannya meminta "orang pintar" itu menyembuhkan kita! Tapi kita minta bantuan dia untuk 'diuruskan' kesembuhannya pada Allah.
Lhooo????? Kepala saya tiba-tiba berputar-putar (baca: puyeng) :?
Ini sama saja dengan logika penyembah berhala pada zaman Rasul.
Fiiiiiuuuh….susahnya menjelaskan. Bukan susah sie sebenarnya, cuma njelimet! Apalagi berhadapan dengan orang-orang yang pada dasarnya tidak berniat mencari kebenaran, tapi pembenaran. Tapi saya yakin, banyak orang diluar sana yang memang ikhlas berniat mencari tau hal yang benar, bukan membenar-benarkan kesalahannya yang dia sendiri tau bahwa itu salah. Keep spirit euy!! :D
La tahzan, innalaha ma'ana...
Intinya : berhati-hatilah kalo mau ke orang pintar. Bukan berarti semua orang pintar itu salah, bukan. Beberapa orang pintar yang saya contohkan di atas adalah contoh yang salah. Diperhatikan dulu, apakah dalam proses yang dia lakukan itu murni tauhidnya, benar aqidahnya, dan tidak mengandung unsur kesyirikan, monggo… Eit! Jangan lupa juga dengan niat kita. Jangan-jangan nanti orang pintarnya sudah benar, kitanya yang salah niat seperti kafir Quraisy dahulu. Hyaaaah…capek deh :p
Sekian opini singkat tentang Ponari dan kawan-kawannya. Semoga bermanfaat ya...buat saya sendiri khususnya, hehehe :)
Categories
Coretan Ringan
19 Februari 2009
Tradisi Bau Nyale, Pesta Rakyat yg Melegenda
Baru-baru ini teman-teman yang lagi pada mudik ke Lombok cerita bahwa di Lombok sedang musim Bau Nyale. Apa itu?
Let's read this article... :)
Sekitar 20 ribu warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) memadati kawasan perbukitan Seger, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, guna menghadiri malam puncak penyambutan tradisi "Bau Nyale" (tangkap Nyale), sejak Sabtu (14/2) malam hingga Ahad (15/2) dini hari. Bau Nyale adalah sebuah peristiwa dan tradisi yang sangat melegenda dan mempunyai nilai sakral tinggi bagi suku Sasak. Tradisi "Bau Nyale" yang sudah turun-temurun sejak ratusan tahun silam itu didasarkan pada penghitungan penanggalan menurut tahun Sasak.

Pantai Aan yang menjadi salah satu pusat Pesta Bau Nyale.
Tradisi ini diawali oleh kisah seorang Putri Raja Tonjang Baru yang sangat cantik yang dipanggil dengan Putri Mandalika. Karena kecantikannya itu para Putra Raja memperebutkan untuk meminangnya.
Jika salah satu Putra Raja ditolak pinangannya maka akan menimbulkan peperangan. Sang putri mengambil keputusan pada tanggal 20 bulan kesepuluh untuk menceburkan diri ke laut lepas. Dipercaya oleh masyarakat hingga kini bahwa Nyale adalah jelmaan dari Putri Mandalika.

Suasana Bau Nyale
Nyale adalah sejenis cacing laut (anelida polycaetae) yang berkembang biak dengan bertelur, perkelaminan antara jantan dan betina. Binatang ini hanya muncul sekali dalam setahun di pantai selatan Pulau Lombok yang kemudian diperingati dengan upacara. Bagi masyarakat Sasak, Nyale dipergunakan untuk bermacam-macam keperluan seperti: santapan (Emping Nyale), ditaburkan ke sawah untuk kesuburan padi, lauk pauk, obat kuat dan lainnya yang bersifat magis sesuai dengan keyakinan masing-masing.
Saya sendiri, walaupun Sasak Tulen, gak pernah berhasil makan nyale ini, kenapa?
Karena pada dasarnya saya gak berani (baca: jijik) ngeliat segala tipe hewan sejenis ulat, cacing, dan ular. Ngeliat aja gak berani, apalagi makan? :D
Dulu bapak sering bawa banyak nyale sepulang Pesta Rakyat di Lombok Tengah. Dalam keadaan semi-matang :D minta dimasakkin jadi lauk ke mamak. Dan ketika sudah matang bener "Rin, ayo makan ini..enak kok!" Dan tentu saja jawaban saya "Tidaaaak..." :p
Anda penasaran dengan rasanya?
Hmm...datang saja ke Lombok tahun depan, ketika Pesta Rakyat memuncak kembali :)
::diambil dari beberapa sumber dengan editan seperlunya.
Let's read this article... :)
Sekitar 20 ribu warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) memadati kawasan perbukitan Seger, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, guna menghadiri malam puncak penyambutan tradisi "Bau Nyale" (tangkap Nyale), sejak Sabtu (14/2) malam hingga Ahad (15/2) dini hari. Bau Nyale adalah sebuah peristiwa dan tradisi yang sangat melegenda dan mempunyai nilai sakral tinggi bagi suku Sasak. Tradisi "Bau Nyale" yang sudah turun-temurun sejak ratusan tahun silam itu didasarkan pada penghitungan penanggalan menurut tahun Sasak.
Pantai Aan yang menjadi salah satu pusat Pesta Bau Nyale.
Tradisi ini diawali oleh kisah seorang Putri Raja Tonjang Baru yang sangat cantik yang dipanggil dengan Putri Mandalika. Karena kecantikannya itu para Putra Raja memperebutkan untuk meminangnya.
Jika salah satu Putra Raja ditolak pinangannya maka akan menimbulkan peperangan. Sang putri mengambil keputusan pada tanggal 20 bulan kesepuluh untuk menceburkan diri ke laut lepas. Dipercaya oleh masyarakat hingga kini bahwa Nyale adalah jelmaan dari Putri Mandalika.

Suasana Bau Nyale
Nyale adalah sejenis cacing laut (anelida polycaetae) yang berkembang biak dengan bertelur, perkelaminan antara jantan dan betina. Binatang ini hanya muncul sekali dalam setahun di pantai selatan Pulau Lombok yang kemudian diperingati dengan upacara. Bagi masyarakat Sasak, Nyale dipergunakan untuk bermacam-macam keperluan seperti: santapan (Emping Nyale), ditaburkan ke sawah untuk kesuburan padi, lauk pauk, obat kuat dan lainnya yang bersifat magis sesuai dengan keyakinan masing-masing.
Saya sendiri, walaupun Sasak Tulen, gak pernah berhasil makan nyale ini, kenapa?
Karena pada dasarnya saya gak berani (baca: jijik) ngeliat segala tipe hewan sejenis ulat, cacing, dan ular. Ngeliat aja gak berani, apalagi makan? :D
Dulu bapak sering bawa banyak nyale sepulang Pesta Rakyat di Lombok Tengah. Dalam keadaan semi-matang :D minta dimasakkin jadi lauk ke mamak. Dan ketika sudah matang bener "Rin, ayo makan ini..enak kok!" Dan tentu saja jawaban saya "Tidaaaak..." :p
Anda penasaran dengan rasanya?
Hmm...datang saja ke Lombok tahun depan, ketika Pesta Rakyat memuncak kembali :)
::diambil dari beberapa sumber dengan editan seperlunya.
Categories
Lombok in De' Blog
7 Langkah Membasmi Virus 'Conficker'
Virus 'Conficker.DV' menggunakan metode penyebaran yang berbeda dari pendahulunya. Dengan canggihnya, virus tersebut berusaha mengakses jaringan menggunakan celah windows 'Default Share' (ADMIN$\system32) dengan menebak password administrator.
Selain itu 'Conficker.DV' juga membuat file pada media removable seperti flashdisk, harddisk dan card reader dengan menyimpan file hidden pada root drive.
Sementara aksi yang sama seperti pendahulunya, yaitu berusaha mengexploitasi MS08-067 atau celah keamanan Windows, Windows Server Service atau SVCHOST.exe. Banyak user yang terinfeksi dikarenakan tidak mengaktifkan fitur Automatic Updates dan tidak melakukan patch windows MS08-067.
Jika sudah begini, simak 7 langkah singkat analis virus dari Vaksincom Adi Saputra untuk membasmi virus 'Conficker.DV' yang diterima detikINET, Rabu (28/1/2009):
1. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan/internet.
2. Matikan system restore (Windows XP/Vista).
3. Matikan proses virus yang aktif pada services. Gunakan removal tool dari Norman untuk membersihkan virus yang aktif. Jika belum memiliki, bisa didownload di situs norman.
4. Delete service svchost.exe gadungan yang ditanamkan virus pada registry. Anda dapat mencari secara manual pada registry.
5. Hapus Schedule Task yang dibuat oleh virus. (C:\WINDOWS\Tasks)
6. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini:
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
Hidden, 0x00000001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
SuperHidden, 0x00000001,1
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL,
CheckedValue, 0x00000001,1
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\BITS, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\ERSvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wuauserv, Start, 0x00000002,2
[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters, TcpNumConnections
Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama 'repair.inf', lalu 'Save As Type' menjadi 'All Files' agar tidak terjadi kesalahan. Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
Sementara untuk file yang aktif pada startup, Anda dapat mendisable melalui 'msconfig' atau dapat mendelete secara manual pada string: 'HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run'
7. Untuk pembersihan virus W32/Conficker.DV secara optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang terupdate dan mampu mendeteksi virus ini dengan baik dan patch komputer Anda dengan patch resmi dari Microsoft guna mencegah infeksi ulang.
::diambil dari http://www.detikinet.com
Selain itu 'Conficker.DV' juga membuat file pada media removable seperti flashdisk, harddisk dan card reader dengan menyimpan file hidden pada root drive.
Sementara aksi yang sama seperti pendahulunya, yaitu berusaha mengexploitasi MS08-067 atau celah keamanan Windows, Windows Server Service atau SVCHOST.exe. Banyak user yang terinfeksi dikarenakan tidak mengaktifkan fitur Automatic Updates dan tidak melakukan patch windows MS08-067.
Jika sudah begini, simak 7 langkah singkat analis virus dari Vaksincom Adi Saputra untuk membasmi virus 'Conficker.DV' yang diterima detikINET, Rabu (28/1/2009):
1. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan/internet.
2. Matikan system restore (Windows XP/Vista).
3. Matikan proses virus yang aktif pada services. Gunakan removal tool dari Norman untuk membersihkan virus yang aktif. Jika belum memiliki, bisa didownload di situs norman.
4. Delete service svchost.exe gadungan yang ditanamkan virus pada registry. Anda dapat mencari secara manual pada registry.
5. Hapus Schedule Task yang dibuat oleh virus. (C:\WINDOWS\Tasks)
6. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini:
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
Hidden, 0x00000001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
SuperHidden, 0x00000001,1
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL,
CheckedValue, 0x00000001,1
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\BITS, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\ERSvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wuauserv, Start, 0x00000002,2
[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters, TcpNumConnections
Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama 'repair.inf', lalu 'Save As Type' menjadi 'All Files' agar tidak terjadi kesalahan. Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
Sementara untuk file yang aktif pada startup, Anda dapat mendisable melalui 'msconfig' atau dapat mendelete secara manual pada string: 'HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run'
7. Untuk pembersihan virus W32/Conficker.DV secara optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang terupdate dan mampu mendeteksi virus ini dengan baik dan patch komputer Anda dengan patch resmi dari Microsoft guna mencegah infeksi ulang.
::diambil dari http://www.detikinet.com
Categories
IT News
Makin Ganas, Virus 'Conficker' Susupi Jaringan
Sepak terjang worm bernama "Win32/Conficker.A" untuk menyebarkan diri di internet makin hebat. Worm yang bisa menyebar sendiri di internet ini mengincar celah keamanan RPC Dcom.
Ciri-ciri komputer Anda terinfeksi Conficker adalah muncul pesan Generic Host Process (GHP) Error secara mendadak di komputer, lalu koneksi internet komputer mati.
Diduga, minimal salah satu komputer di jaringan Anda terinfeksi Conficker dan secara otomatis melakukan scanning ke jaringan lokal, lalu menyebarkan dirinya ke semua komputer yang rentan atau belum di patch.
Serangan yang dibuat virus ini cukup berbahaya. Conficker dapat melumpuhkan System Restore dengan cara mereset "Restore Point" guna mencegah korbannya membasmi virus ini dengan mengembalikan Restore Point.
Conficker akan membuka port random antara 1024 s/d 10.000 dan menjalankan fungsi sebagai web server (HTTP server) di jaringan lokal.
Virus ini akan mencoba menyerang komputer di jaringan yang memiliki celah keamanan RPC Dcom 3 yang belum di patch. Jika berhasil, maka akan terdownload file virus ke komputer korban. Conficker juga akan menyebabkan matinya Internet connection sharing.
Setelah berhasil menginfeksi, Conficker akan melakukan patching pada komputer korban. Tujuannya adalah untuk mencegah infeksi ulang yang menyebabkan komputer tidak stabil sehingga tidak bisa mencari korban baru.
Conficker akan berusaha mendownload file ke beberapa situs yang telah disiapkan daftarnya (250 domain), untuk mempersulit vendor antivirus memblok domain-domain update tersebut satu persatu.
Dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (18/12/2008), Conficker tidak hanya mengeksploitasi celah keamanan di Windows XP Service Pack 3 dan Windows Server 2003 Service Pack 2. Tetapi Windows Vista dan Windows Server 2008, bahkan Windows 7 Pre Beta juga rentan.
Yang membedakan adalah pop up yang ada pada Windows Vista yakni User Account Control (UAC). Mayoritas pengguna Windows yang awam akan cenderung mengklik tombol [Continue] [Ok] [Yes] [I Agree] dibandingkan [Cancel] [No] tanpa berpikir panjang.
Apalagi jika Pop up UAC ini muncul terus menerus jika di klik [Cancel] dan mengganggu aktivitasnya, maka kemungkinan besar pengguna komputer akan memilih mengklik [Continue] agar Pop Up UAC tidak muncul lagi. Langkah ini justru akan menjalankan virus ini di komputernya.
::diambil dari http://www.detikinet.com
Ciri-ciri komputer Anda terinfeksi Conficker adalah muncul pesan Generic Host Process (GHP) Error secara mendadak di komputer, lalu koneksi internet komputer mati.
Diduga, minimal salah satu komputer di jaringan Anda terinfeksi Conficker dan secara otomatis melakukan scanning ke jaringan lokal, lalu menyebarkan dirinya ke semua komputer yang rentan atau belum di patch.
Serangan yang dibuat virus ini cukup berbahaya. Conficker dapat melumpuhkan System Restore dengan cara mereset "Restore Point" guna mencegah korbannya membasmi virus ini dengan mengembalikan Restore Point.
Conficker akan membuka port random antara 1024 s/d 10.000 dan menjalankan fungsi sebagai web server (HTTP server) di jaringan lokal.
Virus ini akan mencoba menyerang komputer di jaringan yang memiliki celah keamanan RPC Dcom 3 yang belum di patch. Jika berhasil, maka akan terdownload file virus ke komputer korban. Conficker juga akan menyebabkan matinya Internet connection sharing.
Setelah berhasil menginfeksi, Conficker akan melakukan patching pada komputer korban. Tujuannya adalah untuk mencegah infeksi ulang yang menyebabkan komputer tidak stabil sehingga tidak bisa mencari korban baru.
Conficker akan berusaha mendownload file ke beberapa situs yang telah disiapkan daftarnya (250 domain), untuk mempersulit vendor antivirus memblok domain-domain update tersebut satu persatu.
Dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (18/12/2008), Conficker tidak hanya mengeksploitasi celah keamanan di Windows XP Service Pack 3 dan Windows Server 2003 Service Pack 2. Tetapi Windows Vista dan Windows Server 2008, bahkan Windows 7 Pre Beta juga rentan.
Yang membedakan adalah pop up yang ada pada Windows Vista yakni User Account Control (UAC). Mayoritas pengguna Windows yang awam akan cenderung mengklik tombol [Continue] [Ok] [Yes] [I Agree] dibandingkan [Cancel] [No] tanpa berpikir panjang.
Apalagi jika Pop up UAC ini muncul terus menerus jika di klik [Cancel] dan mengganggu aktivitasnya, maka kemungkinan besar pengguna komputer akan memilih mengklik [Continue] agar Pop Up UAC tidak muncul lagi. Langkah ini justru akan menjalankan virus ini di komputernya.
::diambil dari http://www.detikinet.com
Categories
IT News
18 Februari 2009
Tragedi Si Black Frame
Aku mengenalnya sejak kelas 2 SMA, sekitar 4 tahun ini berarti.
Karena kulitnya agak hitam, akhirnya kita sebut saja si Black (Frame), yaah…nama kacamataku. :D
Tragedi ini sebenarnya terjadi berulang-ulang sejak dahulu. Si Black Frame sudah berapa kali tuh mengalami kecelakaan. Tapi tetap saja masih bisa terselamatkan.
Yang paling parah (tampaknya) adalah kemarin sore. Begini ceritanya :
Aku solat dan seperti biasa si Blacky tak taruh persis di depanku. Entah kenapa ada orang yang lewat tanpa sadar bahwa ada orang solat (huuwh!!! :@), dan dengan langkah pasti dia menginjak Blacky-ku! Masya Allah…..kaget euy! :o Untung masih tetap tenang and gak ngomel-ngomel.
Orang itu sadar dia menginjak sesuatu, dan segera memungutnya. Lalu sibuk bertanya ke orang-orang lain, "sapa sie yg taruh kacamata di sini??"
Hyyaaaah…gak liat apa aku berdiri tepat di depannya? :@
Gak lama aku baru memeriksa kondisi si Blacky…huhuhu…takutnya patah, lalu aku pake apa nanti?
Ternyata SAKTI, tidak patah. :z
Alhamdulillah….
Dulu pernah, bercanda dengan teman sampe bagian depan (baca: centelan) si Blacy patah dan harus nunggu berhari-hari buat benerinnya. Terus berapa kali jatuh dari meja. Kadang dimainin juga ma Daru di rumah. Untunglah, Blacky tipe pengertian, dia gak pernah rewel sampe sakarang, beda dengan temen-temen sesama pengguna yang kadang ganti tiap taun dgn alasan bermacam-macam. Paling si Blacky minta ganti lensa aja, tapi dirinya sendiri masih aman. Hehehe… :D
Balcky.Blacky. I Luv U. :k
NB : Hati-hati meletakkan kacamata anda! Banyak orang rabun berkeliaran tapi gak pake kacamata juga, hihihiiii...:D
Karena kulitnya agak hitam, akhirnya kita sebut saja si Black (Frame), yaah…nama kacamataku. :D
Tragedi ini sebenarnya terjadi berulang-ulang sejak dahulu. Si Black Frame sudah berapa kali tuh mengalami kecelakaan. Tapi tetap saja masih bisa terselamatkan.
Yang paling parah (tampaknya) adalah kemarin sore. Begini ceritanya :
Aku solat dan seperti biasa si Blacky tak taruh persis di depanku. Entah kenapa ada orang yang lewat tanpa sadar bahwa ada orang solat (huuwh!!! :@), dan dengan langkah pasti dia menginjak Blacky-ku! Masya Allah…..kaget euy! :o Untung masih tetap tenang and gak ngomel-ngomel.
Orang itu sadar dia menginjak sesuatu, dan segera memungutnya. Lalu sibuk bertanya ke orang-orang lain, "sapa sie yg taruh kacamata di sini??"
Hyyaaaah…gak liat apa aku berdiri tepat di depannya? :@
Gak lama aku baru memeriksa kondisi si Blacky…huhuhu…takutnya patah, lalu aku pake apa nanti?
Ternyata SAKTI, tidak patah. :z
Alhamdulillah….
Dulu pernah, bercanda dengan teman sampe bagian depan (baca: centelan) si Blacy patah dan harus nunggu berhari-hari buat benerinnya. Terus berapa kali jatuh dari meja. Kadang dimainin juga ma Daru di rumah. Untunglah, Blacky tipe pengertian, dia gak pernah rewel sampe sakarang, beda dengan temen-temen sesama pengguna yang kadang ganti tiap taun dgn alasan bermacam-macam. Paling si Blacky minta ganti lensa aja, tapi dirinya sendiri masih aman. Hehehe… :D
Balcky.Blacky. I Luv U. :k
NB : Hati-hati meletakkan kacamata anda! Banyak orang rabun berkeliaran tapi gak pake kacamata juga, hihihiiii...:D
Categories
Coretan Ringan
16 Februari 2009
Dampak Pemanasan Global Jauh Lebih Buruk
CHICAGO, SABTU — Pengaruh buruk pemanasan global ternyata jauh lebih parah dari semua perkiraan berdasarkan asumsi yang terukur saat ini. Kerusakan yang dapat ditimbulkan akibat naiknya suhu Bumi dalam seabad ke depan mungkin sangat buruk.
Profesor Chris Field yang menjadi penulis utama laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2007 tentang perubahan iklim mengatakan hal tersebut dalam konferensi sains di Chicago, Sabtu (14/2) waktu setempat. Ia mengatakan, prediksi yang dibuat selama ini belum melihat dampak terburuk.
"Kita sekarang jelas menghadapi perubahan iklim di masa depan yang jauh di atas perkiraan yang diusulkan dalam kebijakan iklim," ujar Field. Misalnya, laporan tahun 2007 yang memperkirakan kenaikan suhu antara 1,1 hingga 6,4 derajat celsius dalam 100 tahun ke depan.
Menurutnya, perkiraan tersebut masih mengabaikan berbagai masalah yang sebanarnya turut memengaruhinya. Ia mengatakan, kenaikan suhu bergerak lebih cepat dan dampaknya bakal lebih buruk.
Temperatur yang meninggi menyebabkan hutan basah di kawasan tropis mengering sehingga lebih mudah terbakar. Selain itu, suhu tinggi juga mempercepat pencairan permafrost, kandungan es dalam tanah dekat kutub. Hal tersebut turut mempercepat kenaikan kadar gas rumah kaca di atmosfer sehingga mempercepat laju pemanasan global.
"Tanpa upaya yang efektif, perubahan iklim semakin besar dan semakin sulit diduga," ujar Field.
::diambil dari kompas.com
Profesor Chris Field yang menjadi penulis utama laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2007 tentang perubahan iklim mengatakan hal tersebut dalam konferensi sains di Chicago, Sabtu (14/2) waktu setempat. Ia mengatakan, prediksi yang dibuat selama ini belum melihat dampak terburuk.
"Kita sekarang jelas menghadapi perubahan iklim di masa depan yang jauh di atas perkiraan yang diusulkan dalam kebijakan iklim," ujar Field. Misalnya, laporan tahun 2007 yang memperkirakan kenaikan suhu antara 1,1 hingga 6,4 derajat celsius dalam 100 tahun ke depan.
Menurutnya, perkiraan tersebut masih mengabaikan berbagai masalah yang sebanarnya turut memengaruhinya. Ia mengatakan, kenaikan suhu bergerak lebih cepat dan dampaknya bakal lebih buruk.
Temperatur yang meninggi menyebabkan hutan basah di kawasan tropis mengering sehingga lebih mudah terbakar. Selain itu, suhu tinggi juga mempercepat pencairan permafrost, kandungan es dalam tanah dekat kutub. Hal tersebut turut mempercepat kenaikan kadar gas rumah kaca di atmosfer sehingga mempercepat laju pemanasan global.
"Tanpa upaya yang efektif, perubahan iklim semakin besar dan semakin sulit diduga," ujar Field.
::diambil dari kompas.com
Categories
Lingkungan
Langganan:
Postingan (Atom)