Harapan itu selalu ada...terlalu muluk mungkin untuk perempuan seperti aku.

Semoga dia tumbuh dalam kenyamanan hati dan ketenangan otak.
Akan kuberikan suasana terbaik dalam rahim sehingga tidak akan pernah ada beban hati baginya ketika lahir. Kuusahakan semua itu agar dia sehat. Bukankah seorang anak yang lahir pada akhirnya akan tumbuh sesuai suasana hati ibunya ketika mengandung?
Aku akan bahagia. Agar dia juga selalu bahagia.
Akan kuhilangkan kebiasaan berprasangka. Agar dia tulus.
Akan kujaga mulutku. Agar dia tidak suka menghina.
Akan kukendalikan amarahku. Agar dia tahu bagaimana itu sabar.
Akan kubesarkan dalam perut yang tidak pernah memakan makanan dari uang haram. Agar dia tidak jadi pencuri.
Jika dia lahir nanti....
Aku akan penuh cinta. Agar dia menjadi penyayang.
Akan kuhargai setiap detak jantungnya. Agar dia bisa menghormati orang tuanya.
Akan kuajarkan apa itu warna. Agar dia tahu bahwa seluruh warna itu juga akan meramaikan hidupnya kelak.
Akan kuberi tahu bahwa mengomel itu tidak baik, tapi terkadang ibu terlalu lelah mengerjakan segala hal setiap hari sehingga omelan itu keluar juga...tapi itu bukan berarti aku bosan. Tidak ada kata bosan untuk cinta.
Akan kuajarkan mengerti bahwa setiap orang itu berbeda, maka pandailah menempatkan diri pada posisi orang lain. Agar dia belajar toleransi.
Mungkin anakku nanti bukan anak sempurna...seandainya bisa memilih juga, mungkin dia tidak akan memilih lahir dari rahimku. Tapi...kapanpun itu, jika aku mengandung...akan kucintai dia sebagaimana Tuhan mencintai kami hingga Dia mau menitipkan sang bayi dalam rahimku.
Jika dia beranjak besar,
Kubiarkan dia memilih pendidikan yang dia inginkan. Agar dia belajar apa itu tanggung jawab.
Kuizinkan dia berpendapat. Agar dia percaya diri.
Kubiarkan dia bertengkar dengan temannya. Agar dia tidak cengeng.
Kujatah uangnya dengan hemat. Agar dia berpikir bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang lebih kita harus berusaha lebih.
Kusuruh dia merapikan kamarnya sendiri. Agar ketika besar dia tidak sombong memerintah orang lain.
Kusisiri rambutnya seusai mandi. Agar dia terlihat paling tampan.
Kucium dia setiap akan tidur...agar dia tahu bahwa aku sangat mencintainya....
Pada akhirnya...jika aku mengandung nanti, aku akan menjadi lebih cantik... :)